14 Juni 2011

Dibalik Kegagalan ada Sebuah Nikmat yang Tiada Terkira


ada sebuah lirik lagunya Edcoustic ni....
memberi renungan yang sangat pada diri kita semua....

mau tahu apa itu liriknya???
Mari kita simak bersama...^_^

Jalan masih panjang
Terbentang di hadapan
Tak hanya sekedar dunia
Lihatlah ke depan
Yang lalu biarkan berlalu,, jadikan pemicu kalbu

Jalan hidup takkan pernah lurus..pasti ada salah lewati segalanya
Tapi Tuhan tak pernah berhenti membuka jendela maaf untuk kita
Jalan masih panjang
Usah berputus asa..selagi nyawa tersimpan

Ya..jalan kehidupan ini panjang. Masih sangat panjang. Bukan hanya dunia yang terbentang, namun Allah memberi dunia akhirat juga untuk kita. Akhirat yang kekal. Akhirat yang tiada bandingannya. Dunia yang masih menjadi maya bagi kita, manusia. Akhirat yang menjadi misteri bagi para hamba-Nya. Hanya khayalan-khayalan yang sering datang menghadang dunia imajinasi kita. Menyambung-nyambungkan ciri-ciri akhirat, syurga-neraka, padang mahsyar, pengadilan Allah, semuanya. Hanya ada dalam angan-angan manusia. Takkan pernah menjadi nyata hingga Allah membuka tabir kehidupan selanjutnya.
Setiap perbuatan pasti ada kegagalan. Tapi dia bukanlah suatu petaka atau musibah yang harus senantiasa disesali. Yang harus slalu diingat, dan nantinya hanya akan ada penyesalan dari diri kita. Tapi jadikan dia sebagai penyemangat, pemicu kita untuk terus maju ke depan, menghadapi segalanya dengan penuh rasa optimis!! Jangan menyerah pada satu kegagalan, tapi tantanglah kegagalan demi kegagalan agar nantinya kita yang akan menang. Bila tak pernah ada kegagalan, takkan ada yang namanya keberhasilan. Bayangkan Einstein yang 999 mengalami kegagalan. Bayangkan jika dia putus asa dan tak mencoba lagi 1 kali. Maka keberhasilan itu takkan pernah terwujud!!
Ingat, kita tak harus selamanya di atas, juga tak mungkin selamanya berada di bawah. Karena Allah Maha Segalanya. Dia-lah yang Maha Menghendaki atas segala sesuatu yang terjadi di bumi bahkan alam semesta ini. Jikalau Dia ingin kita di atas, maka kita akan di atas. Tapi sekali-kali Allah tidak tidur. Dia tahu kapan hamba-hamba-Nya bersyukur, kapan hamba-Nya futur.
Apabila kita senantisa bersyukur, Allah akan menguji kita dengan ujian yang lebih tingkatannya. Namun ujian itu berbeda-beda pada setiap hamba. Ada hamba yang diuji dengan diletakkannya dia di bawah, namun bisa juga dia diletakkan di tingkatan yang lebih atas. Semua itu intinya adalah, sampai mana tingkatan sabar, syukur dan ikhlas kita atas ketentuan Allah Ta’ala.
Jika kita diberi kesulitan sedikit aja uda nyerah, gimana bisa nambah tingkatan ke-taqwa-an kita disisi-Nya?? Maka dari itu Allah menciptakan berbagai kegagalan pada hidup kita agar kita sebagai hamba dapat berpikir inisiatif, tepat, dan cepat mengambil solusi. Dan yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dari keterpurukan dan mengambil hikmah dari semua permainan Allah ini.
Allah berfirman dalam kalam-Nya yang mulia, “Aku tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga dia mengubahnya sendiri”. Allah ingin tahu reaksi kita sebagai hamba jika diberi amanah yang lebih berat oleh Penciptanya. Semua yang ada di dunia ini amanah, pekerjaan, orang tua, sanak saudara, teman, bahkan kegagalan dan keberhasilan adalah amanah. Tinggal bagaimana kita memaknainya untuk ditata kembali dengan sebaik mungkin.
Lihatlah ke depan… Dunia masih terbentang dengan luasnya. Allah masih memberi kepercayaan kepada kita sebagai khalifah di bumi ini. Allah masih memberi nafas kehidupan yang sangat mahal harganya dan tak pernah tergantikan oleh uang. Allah Cinta para Hamba-Nya. Alah akan tetap Cinta kepada kita semua, kawan. Karena Allah masih percaya pada kita. Dan Dia masih memberi kesempatan bagi kita hidup di dunia ini.
Janganlah putus asa. Karena itu adalah jalan menuju kampung neraka. Jalan tak hanya satu, masih banyak jalan kesempatan disana. Jadikan hidup kita lebih bermakna. Jika ada ujian datang, maka renungilah sejenak, apa hikmah di balik semua, kemudian bergerak bangkit menyongsong hari esok yang gemilang…^_^
..Kegagalan adalah kunci keberhasilan..

Tak Kenal maka Ta'aruf... ^^

Hayooo..... Ada yang sudah mengenal sosok penulis blog ini???
Hmmm... pasti baru sedikit ya yang kenal, atau malah nggak ada yang kenal lagi... ckckck... parah ni...
okok... mari kita saling mengenal, kawan... karena tak kenal maka tak sayang (eh...ta'aruf ^_^)

Assalamu'alaykum wa Rahmatullahi a Barakaatuh...
Saya Ovi Annisa Qurrota A'yun (namanya bagus kaann...hehe) , biasanya sih dipanggilnya Ovi...tapi kalo mau yang lain kagak apa juga sih...
ada yang tahu daerah Boyolali gak? Nah, itu tu alamat rumah+tempat kelahiranku.. Tapiii... aku nggak terlalu ngerti daerah Boyolali, maklum sekolahnya di Solo sich... :) (jangan kira aku ga cinta ma kotaku sendiri ya...tapi emang kenyataan gitu kok..haha *ngeles)
yap.... Ovi bermula dari MIN Tinawas Nogosari Boyolali, yang akhirnya diterima di SMP  Al-Islam 1 Surakarta, dan ...... *jeng jeengg... sekolah juga aku di negeri SMA N 1 Surakarta (dengan cerita yang sangat panjang... ntar aku ceritain di postingan selanjutnya aja yaa....)
Nah... mungkin itu aja kali yak...kalo kebanyaken jadi ga mau nanya lagi... kan mempererat tali ukhuwah, walaupun hanya tahu di dunia maya ini saja...
Ingat!!!
"Sesama muslim itu bersaudara.."

dah yaaa....
Wassalamu'alaykum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh....

Salam hangat dari "Penyejuk Hati"

^_^

23 Oktober 2009

Astaghfirullah..

Allahu Akbar...!!!

Allahu Akbar...!!

Allahu Akbar...!

Ya Allah, begitu besar peringatan-MU, begitu agung Dzat-MU, begitu menyentuh suara-MU walau hanya ber.perantara kilat yang menyambar-nyambar, gemericik hujan, maupun desas-desus angin yang berhembus riang menjalankan perintah-MU...
Bencana demi bencana telah Engkau limpahkan kepada negeri ini, Indonesiaku, bahkan telah Kau tumpahkan jua pada seluruh negeri pelosok planet bumi ini.. Banjir, gempa bumi, tanah longsor, bahkan tsunami pun telah menghiasi keadaan planet oksigen ini dengan setianya..
Sungguh! Aku tak lebih mengerti arti bencana-bencana itu walau hanya secuil. Yang ku tahu dan ku pahami sekarang ini, bahwa bencana yang tlah Kau turunkan adalah sebuah peringatan kepada seluruh manusia, khususnya para hamba-hamba Mu yang "MUTTAQIN"..
Kemarin, tgl 23 Oktober 2009, tepatnya tgl 4 Dzulqo'dah 1430,,ALLAH telah memberikan peringatan-NYA kpd umat manusia yang melihatnya dg hujan deras dan petir yang menyambar-nyambar penuh amarah.. Mungkin,orang yang sering melihatnya, akan berkata "Ah, biasa! Ini mah cuma fenomena alam," namun, apa hanya itu maksudnya? Tentu tidak semudah itu alam bergerak sedemikian rupa tanpa ada yang mengendalikannya, yaitu Allah Sang Penguasa Alam..
Jadi, tentulah ada maksud dan hikmah yang tersirat di dalamnya.. Dan jikalau bencana demi bencana selalu datang kpd kita, seharusnya kita lebih berhati-hati agar tak lagi mendekati larangan-NYA..